Senin, 12 November 2012

Tanggung Jawab Sosial

TANGGUNG jawab sosial perusahaan atau CSR (corporate social responsibility) kini jadi frasa yang semakin populer dan marak diterapkan perusahaan di berbagai belahan dunia. Menguatnya terpaan prinsip good corporate governance seperti fairness, transparency, accountability, dan responsibility telah mendorong CSR semakin menyentuh “jantung hati” dunia bisnis.
Di tanah air, debut CSR semakin menguat terutama setelah dinyatakan dengan tegas dalam UU PT No. 40 Tahun 2007 yang belum lama ini disahkan DPR. Disebutkan bahwa PT yang menjalankan usaha di bidang dan/atau bersangkutan dengan sumber daya alam wajib menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (Pasal 74 ayat 1).
Namun, UU PT tidak menyebutkan secara terperinci berapa besaran biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk CSR serta sanksi bagi yang melanggar. Pada ayat 2, 3, dan 4 hanya disebutkan bahwa CSR “dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memerhatikan kepatutan dan kewajaran.” PT yang tidak melakukan CSR dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. Ketentuan lebih lanjut mengenai CSR ini baru akan diatur oleh peraturan pemerintah yang hingga kini belum dikeluarkan.
Akibatnya, standar operasional mengenai bagaimana menjalankan dan mengevaluasi kegiatan CSR masih diselimuti kabut misteri. Selain sulit diaudit, CSR juga menjadi program sosial yang “berwayuh” wajah dan mengandung banyak bias.
Banyak perusahaan yang hanya membagikan sembako atau melakukan sunatan massal setahun sekali telah merasa melakukan CSR. Tidak sedikit perusahaan yang menjalankan CSR berdasarkan copy-paste design atau sekadar “menghabiskan” anggaran. Karena aspirasi dan kebutuhan masyarakat kurang diperhatikan, beberapa program CSR di satu wilayah menjadi seragam dan seringkali tumpang tindih.
Walhasil, alih-alih memberdayakan masyarakat, CSR malah berubah menjadi Candu (menimbulkan kebergantungan pada masyarakat), Sandera (menjadi alat masyarakat memeras perusahaan), dan Racun (merusak perusahaan dan masyarakat).

Sumber :http://www.tekmira.esdm.go.id/currentissues/?p=303

SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Sedangkan dalam hubungannya denagan kewirausahaan, SDM merupakan Individu-individu dalam organisasi kerwirausahaan yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang berharga berupa peroduktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai tujuan sistem organisasi kewirausahaan. Tugas penyediaan sumber daya manusia yang semestinya adalah sangat penting bagi wiraswastawan. Produktivitas pada semua organisasi kewiraswastaan ditentukan oleh bagaimana sumber daya manusia berinteraksi dan bergabung untuk menggunakan sumber daya system manajemen. Faktor-faktor seperti latar belakang, umur, pengalaman yang berhubungan dengan jabatan, dan tingkat pendidikan formal kesemuanya mempunyai peranan di dalam menentukan tingkat ketepatan posisi individu-individu pada organisasi kewiraswastaan.

Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :

1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali terdapat posisi yang kosong.

2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.

3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.

4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.

SUMBER DARI SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber dari dalam organisasi :

• Karier
Karir pekerjaan dari seorang karyawannya yang begitu meningkat, memungkinkan karyawan tersebut akan mengisi posisi yang kosong.

• Promosi jabatan, promosi dari dalam biasanya mempunyai keuntungan (1) membangun moral, (2) mendorong karyawan untuk bekerja lebih keras dengan harapan akan mendapatkan promosi, dan (3) membuat individu cendrung tinggal dengan organisasi kewiraswastaan tertentu karena kemungkinan promosi di masa depan.

• Rotasi jabatan
Rotasi jabatan bisa dilakukan apabila itu diperlukan untuk kepentingan perusahaan.

Sumber dari luar organisasi :

• Para pesaing
Satu sumber eksternal sumber daya manusia yang umumnya terbuka adalah organisasi kewiraswastaan pesaing. Karena terdapat beberapa keuntungan membajak sumber daya manusia dari pesaing, tipe pembajakan ini telah menjadi praktek yang umum. Diantara keuntungan-keuntungannya adalah: (1) pesaing akan harus membayar pelatihan individu sampai saat penyewaan, (2) organisasi kewiraswastaan pesaing mungkin akan agak diperlemah dengan kehilangan individu, dan (3) sekali disewa, individu menjadi sumber informasi yang berharga mengenai bagaimana cara terbaik bersaing dengan bekas organisasinya

• Badan/agen penempatan kerja
Suatu agen penempatan kerja adalah suatu organisasi yang mengkhususkan diri di dalam menyesuaikan individu dengan organisasi. Agen-agen tersebut membantu orang-orang untuk menemukan pekerjaan dan organisasi yang memerlukan tenaga kerja.

• Lembaga pendidikan, beberapa wiraswastawan pergi secara langsung ke perguruan tinggi untuk mewawancarai mahasiswa-mahasiswa yang mendekati kelulusan. Sekolah bisnis, sekolah teknik, sekolah seni, dan lain-lain mempunyai sumber daya manusia yang agak berbeda untuk ditawarkan. Usaha penarikan tenaga kerja hendaknya dipusatkan pada sekolah-sekolah dengan kemungkinan tertinggi untuk menyediakan sumber daya manusia semestinya bagi posisi lowong.

• Mass media informasi
Mungkin sumber tenaga kerja manusia yang potensial yang paling luas adalah pembaca dari publikasi-publikasi tertentu.  Untuk bisa menemukan sumber ini, wiraswastawan bisa memasang iklan pada media masa. Iklan tersebut hendaknya menguraikan posisi yang lowong secara mendetail dan mengumumkan bahwa organisasi kewiraswastaan menerima lamaran dari individu yang memiliki kualifikasi. Tipe posisi yang hendak diisi menentukan tipe publikasi di mana suatu iklan hendak dipasang.
 
Sumber : http://indys-lifemoresimply.blogspot.com/2011/10/sumber-daya-manusia-dalam-kewirausahaan.html

Minggu, 15 Januari 2012

Save Water


1. Pesan

Text : Pergunakanlah air sebaik-baiknya.

2. Transformasi

Konsep : Musim kemarau merupakan salah satu penyebab air menjadi kering.

3. Pesan yang akan disampaikan

Deskripsi : Air merupakan sumber kehidupan manusia yang berasal dari alam. Tanpa air, kebutuhan hidup kita tidak akan tercukupi. Maka dari itu, kita harus menggunakan air sebaik mungkin dan sesuai kebutuhan. Jika kita tidak peka terhadap penggunaan air, maka air bisa mengalami kekeringan. Selain itu, air juga bisa mengalami kekeringan akibat musim kemarau, tanah menjadi gersang dan tidak mengandung air. Jadi, penghematan pemakaian air tidak perlu menunggu sampai datangnya musim kemarau, tetapi hendaknya kita menghemat air sejak dini sesuai dengan kebutuhan kita.

4. Komponen Grafik

- Air yang berwarna biru

- Tanah gersang dan kekeringan yang berwarna coklat muda

Sabtu, 21 Mei 2011

Perbedaan web generasi pertama, kedua ,dan ketiga

Perbedaan antara web generasi pertama ,generasi kedua, dan generasi ketiga :

• Web Generasi ke-1 merupakan web generasi pertama yang telah merubah cara kerja dunia industri, media , dan berbagai bidang yang melibatkan teknologi di dalamnya.
• Web Generasi ke-2 isinya tidak hanya Web Master saja yang berperan, melainkan juga para visitor yang mengunjungi Web berjenis Web generasi ke-2 ini juga ikut berperan. Jadi, pada Web generasi ke-2 ini Web Master dan Visitor bisa saling berinteraksi.
• Web Generasi ke-3 menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web generasi ke-3 ini juga sudah mulai mengimplementasikan penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam pembuatannya. Dan pastinya jauh lebih canggih dari generasi-generasi sebelumnya.

sumber : google.com

Perbedaan web generasi pertama, kedua ,dan ketiga

Perbedaan antara web generasi pertama ,generasi kedua, dan generasi ketiga :

• Web Generasi ke-1 merupakan web generasi pertama yang telah merubah cara kerja dunia industri, media , dan berbagai bidang yang melibatkan teknologi di dalamnya.
• Web Generasi ke-2 isinya tidak hanya Web Master saja yang berperan, melainkan juga para visitor yang mengunjungi Web berjenis Web generasi ke-2 ini juga ikut berperan. Jadi, pada Web generasi ke-2 ini Web Master dan Visitor bisa saling berinteraksi.
• Web Generasi ke-3 menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web generasi ke-3 ini juga sudah mulai mengimplementasikan penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam pembuatannya. Dan pastinya jauh lebih canggih dari generasi-generasi sebelumnya.

sumber : google.com

Sabtu, 27 November 2010

Perkembangan teknologi new media bagi diri kita

Bagi saya perkembangan teknologi new media sangatlah berguna, karena pemenuhan akan akses informasi lebih baik dari sebelumnya. Informasi yang diberikan bukan hanya up to date dalam hitungan hari atau tanggal tapi dalam hitungan jam, menit bahkan detik. Kita bisa mengetahui informasi-informasi yang ada pada negara lain melalui perkembangan new media ini.
Perkembangan teknologi new media juga lebih memudahkan dalam mencari informasi karena kita cukup duduk depan layar komputer untuk mencari informasi yang di butuhkan selain melalui komputer kita juga dapat mengakses informasi lewat internet melalu ponsel, sehinnga waktu yang digunakan juga lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan media-media terdahulu .
Dalam peningkatan sistem teknologi ini dapat meningkatakan ilmu pengetahuan karena teknologi dan informasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.
Selain dampak positif adapaun dampak negatif dari perkembangan teknologi new media, kita akan semakin malas mengingat sesuatu yang semestinya bisa kita ingat ,misalnya kita menyimpan hari-hari penting orang-orang terdekat kita dalam ponsel sehingga kita mengingat sendiri hal yang sangat mudah kita ingat selain itu resiko kesehatan otak yang ditimbulkan akibat gelombang elektromagnetik hp dapat meningkatkan tumor telinga dan kanker otak. Selain hp, komputer yang banyak manfaatnya ini juga mempunyai dampak negatif spertimengalami badan pegal, kurang fresh, gangguan peglihatan dan pergerakan otot yang kaku yang memnyebabkan efek negatif untuk kesehatan tubuh. Ini adalah dampak negatifterlaalu lam depan komputer. Adapun dampak negatif bagi psikologi dari pengunaan komputer, kita bisa menjadi anti sosial, tidak kenal waktu lagi dalam menggunkan komputer, seperti bermain game .

Jumat, 11 Juni 2010

Manusia dan Kegelisahan

Sabila Nadhirah
1IA 11
56409426

Mengapa Kegelisahan sering Dialami Manusia?

Umumnya manusia tidak menyukai kegelisahan dan mendambakan
kebahagiaan. Tapi justru yang ditakutkan itu sering datang pada
kehidupan kita. Dan yang didambakan itu sering menjauh dari kita.
Mengapa?

Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang
gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal-
hal yang material. Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain:
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3. Penyakit yang menahun
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup
6. Khawatir gagal dalam berkarier
7. Dan lainnya
.Hal-hal berikut bisa kita sadari dan mungkin dilakukan untuk melatih pikiran kita agar kita tidak memberikan kesempatan kepada kejahatan kembar untuk menumpangi pikiran kita:
1. Jangan bertentangan dengan hukum alam.
Hiduplah sesuai dengan hukum alam, mengikuti jalan kehidupan yang benar dan melakukan jasa-jasa dan kebaikan.
2. Kenalilah lingkunganmu.
Jika kita sehat, kita tidak dapat mengetahui bagaimana rasanya sakit atau cacat. Mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin dari semua segi kehidupan merupakan hal yang baik dan menyadari bahwa kita tidak selalu hidup dalam keadaan mewah.
3. Ketidakbahagiaan manusia.
ketidakbahgiaan datang dari keinginan yang rendah, egois, hanya mempedulikan diri sendiri, dan jika tidak terpenuhi, maka akan menyebabkan kesusahan dan kegelisahan. Cara untuk menghindari kegelisahan itu adalah dengan menyingkirkan semua keinginan rendah yang menyebabkannya. Sesungguhnya kita bukan menikmati kesenangan tetapi dikuasai oleh kesenangan itu.
4. Waktu akan menyelesaikan masalah.
Apa pun kesulitan kita, bagaimanapun beratnya, semuanya dapat diselesaikan oleh berlangsungnya waktu. Jangan menyita waktu kita hanya untuk memikirkan masalah yang berlarut-larut, lebih baik memikirkan hal lain yang lebih bermanfaat.
5. Kebahagiaan dan materialisme.
Kebahagiaan tidak dapat dipenuhi hanya dengan materi, kekayaan tidak dapat dibawa serta ketika kita mati.
6. Kendalikan pikiran
Pikiran manusia sangat mempengaruhi badan jasmaninya. Jika pikiran dibiarkan berfungsi tidak benar, maka pikiran tersebut dapat menyebabkan sakit pada tubuhnya, dan besar kegunaan yang dihasilkannya bila pikiran dipusatkan pada hal-hal yang benar yang berujung pada keseimbangan dan ketenangan.
7. Balaslah kejahatan dengan kebaikan.
Jangan berpandangan sempit bahwa Anda hanya dapat belajar sesuatu dari orang yang baik pada Anda, tetapi ada banyak hal yang dapat dipelajari juga dari musuh-musuh Anda.
8. Memiliki cinta kasih.
Jagalah diri agar senantiasa penuh dengan simpatik, ramah, dan cinta kasih yang tulus tanpa mengharapkan balasan apapun walaupun ketika teman atau orang yang Anda cintai tidak mengacuhkan kebaikan Anda.
9. Jangan cemas.
Rahasia kebahagiaan dan keberhasilan hidup terletak pada pelaksanaan apa yang patut untuk dilaksanakan sekarang, bukan mengkhawatirkan yang telah lalu dan yang akan datang. Jangan cemas hanya karena memikirkan masa depan dan jangan habiskan waktu hanya untuk menyesali hal yang telah berlalu.
10. Tonggak keberhasilan.
Kegagalan merupakan tonggak keberhasilan, belajar dari kegagalan akan menuntun kita ke arah keberhasilan, dengan kegagalan membuat kita mudah menghargai kemenangan.